MERDEKA. . . .!!!!
MERDEKA. . . .!!!!
Ya, kata itulah yang di dengung-dengungkan seluruh elemen bangsa Indonesia ketika pada tanggal 17 Agustus 1945 seorang putra bangsa bernama Sukarno memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Sontak seketika itu juga rasa bahagia, haru, bangga menyeruak dari hati setiap putra-putri bangsa ini yang dulu dikenal sebagai Hindia Belanda. Wajar saja merdeka yang mengandung arti bebas dari belenggu penjajah yang berabad-abad memasung bangsa yang terkenal dengan masyarakatnya yang multikultural.
Berliter-liter darah dan keringat di tumpahkan serta puluhan ribu nyawa tercabut dari raga, semua itu hanya untuk mencapai satu tujuan yang di ungkapkan dalam satu kata yakni “MERDEKA”. Kini setelah 63 tahun negara ini telah “MERDEKA” muncul suatu pertanyaan, apakah kita sudah merdeka????
Pertanyaan yang aneh…Ya mungkin bisa dikatakan begitu, namun ketika kita lebih jauh mendalami pertanyaan ini, mungkin jawabannya “Kita belum merdeka bung….”. Pantaskah kita merdeka ketika sumber daya alam kita dikuras oleh bangsa asing sedangkan kontrak karya pertambangan, royalty serta cost recovery malah merugikan negara, belum lagi kita dihadapkan persoalan illegal logging, korupsi berjamaah, penggangguran dan kemiskinan.
Bayangkan saja angka putus sekolah jumlahnya sekitar 3,9 juta anak setiap tahun, belum ditambah jumlah sarjana yang menganggur 409.890 orang pada tahun 2008. Apalagi dalam bidang politik yang hanya dijadikan ajang perebutan kekuasaan dengan dalih kesejahteraan, keamanan, atau apapun yang sekiranya mendapat respon dari rakyat ditambah aji mumpung yang dilakukan oleh kalangan artis yang bermigrasi ke dunia politik ( kayaknya sih mau buat film di senayan dan sekitarnya ). Mungkin mereka ingin membentuk suatu grup lawak, agar pemerintahan berjalan dengan santai tetapi tidak jelas arahnya....
Hal yang sama terjadi dalam bidang pertahanan di negara kita, yah...memang anggarannya minim jadi kesejahteraan prajurit TNI-pun rendah, selain itu banyak alat tempur milik negara kita sudah uzur ( itupun kalau tidak mau dikatakan kadaluarsa ), belum lagi persenjataan kita di embargo otomatis banyak persenjataan atau pesawat tempur terpaksa di grounded karena tidak adanya suku cadang, wah kalu begini terus mah...lama kelamaan persenjataan milik negara kita karatan trus apa kita musti beralih ke bambu runcing???apa kata dunia???Yah...semoga seluruh prajurit kita dilindungi Tuhan saat latihan tempur, jangan sampai ada korban tenggelam dalam tank yang bocor, karena sudah uzur tadi...
Melihat kenyataan kita memang belum sepenuhnya merdeka, tapi jangan pesimis seperti semboyan Presiden kita ” Bersama Kita Bisa”. Sebagai seorang mahasiswa kita patut merasa prihatin dengan segala sesuatu yang melanda bangsa kita. Untuk itulah perlu adanya sebuah gerakan maupun trobosan baru untuk menuju Indonesia seperti yang dicita-citakan oleh para founding father terdahulu.
Mari kita lanjutkan perjuangan para pahlawan kita dengan mengisinya dengan prestasi ( itu kata ibu guru dulu di sekolah ). Semoga Bangsa Indonesia lebih baik dari sebelumnya.
HIDUP MAHASISWA.....!!!!
HIDUP RAKYAT INDONESIA...!!!!
MERDEKA. . . .!!!!
Ya, kata itulah yang di dengung-dengungkan seluruh elemen bangsa Indonesia ketika pada tanggal 17 Agustus 1945 seorang putra bangsa bernama Sukarno memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Sontak seketika itu juga rasa bahagia, haru, bangga menyeruak dari hati setiap putra-putri bangsa ini yang dulu dikenal sebagai Hindia Belanda. Wajar saja merdeka yang mengandung arti bebas dari belenggu penjajah yang berabad-abad memasung bangsa yang terkenal dengan masyarakatnya yang multikultural.
Berliter-liter darah dan keringat di tumpahkan serta puluhan ribu nyawa tercabut dari raga, semua itu hanya untuk mencapai satu tujuan yang di ungkapkan dalam satu kata yakni “MERDEKA”. Kini setelah 63 tahun negara ini telah “MERDEKA” muncul suatu pertanyaan, apakah kita sudah merdeka????
Pertanyaan yang aneh…Ya mungkin bisa dikatakan begitu, namun ketika kita lebih jauh mendalami pertanyaan ini, mungkin jawabannya “Kita belum merdeka bung….”. Pantaskah kita merdeka ketika sumber daya alam kita dikuras oleh bangsa asing sedangkan kontrak karya pertambangan, royalty serta cost recovery malah merugikan negara, belum lagi kita dihadapkan persoalan illegal logging, korupsi berjamaah, penggangguran dan kemiskinan.
Bayangkan saja angka putus sekolah jumlahnya sekitar 3,9 juta anak setiap tahun, belum ditambah jumlah sarjana yang menganggur 409.890 orang pada tahun 2008. Apalagi dalam bidang politik yang hanya dijadikan ajang perebutan kekuasaan dengan dalih kesejahteraan, keamanan, atau apapun yang sekiranya mendapat respon dari rakyat ditambah aji mumpung yang dilakukan oleh kalangan artis yang bermigrasi ke dunia politik ( kayaknya sih mau buat film di senayan dan sekitarnya ). Mungkin mereka ingin membentuk suatu grup lawak, agar pemerintahan berjalan dengan santai tetapi tidak jelas arahnya....
Hal yang sama terjadi dalam bidang pertahanan di negara kita, yah...memang anggarannya minim jadi kesejahteraan prajurit TNI-pun rendah, selain itu banyak alat tempur milik negara kita sudah uzur ( itupun kalau tidak mau dikatakan kadaluarsa ), belum lagi persenjataan kita di embargo otomatis banyak persenjataan atau pesawat tempur terpaksa di grounded karena tidak adanya suku cadang, wah kalu begini terus mah...lama kelamaan persenjataan milik negara kita karatan trus apa kita musti beralih ke bambu runcing???apa kata dunia???Yah...semoga seluruh prajurit kita dilindungi Tuhan saat latihan tempur, jangan sampai ada korban tenggelam dalam tank yang bocor, karena sudah uzur tadi...
Melihat kenyataan kita memang belum sepenuhnya merdeka, tapi jangan pesimis seperti semboyan Presiden kita ” Bersama Kita Bisa”. Sebagai seorang mahasiswa kita patut merasa prihatin dengan segala sesuatu yang melanda bangsa kita. Untuk itulah perlu adanya sebuah gerakan maupun trobosan baru untuk menuju Indonesia seperti yang dicita-citakan oleh para founding father terdahulu.
Mari kita lanjutkan perjuangan para pahlawan kita dengan mengisinya dengan prestasi ( itu kata ibu guru dulu di sekolah ). Semoga Bangsa Indonesia lebih baik dari sebelumnya.
HIDUP MAHASISWA.....!!!!
HIDUP RAKYAT INDONESIA...!!!!






0 komentar:
Posting Komentar