Kecil kemarin sudah manja, remaja kemarin sudah berfoya-foya, dewasa pengennya santai tapi harus kaya raya, supaya tua dapat pensiunan dari Negara dan matipun masuk surga…Enak ya rasanya hidup…
Kata-kata acak-acakan tersebut melambangkan bagaimana seorang sarjana yang bahagia saat lulus lalu pusing ketika harus mencari pekerjaan. Pusing mencari pekerjaan ini bukan karena peluang pekerjaan tidak ada sama sekali, akan tetapi hanya PNS yang diinginkan dengan harapan bias dapat uang pesiunan.
Akhir-akhir ini banyak sekali ujian penerimaan CPNS baik di pemerintahan pusat maupun di pemerintahan tingkat daerah. Banyak tamatan SMU, Sarjana bahkan Magister hilir mudik, mengharapkan dapat diterima menjadi PNS. Katanya orang sih PNS hidupnya akan terjamin, karena sampai meninggalpun masih dapat jaminan pesiun.
Yaahh..oke-oke…Sebenarnya sah-sah saja setiap orang ingin menjadi PNS, saya sendiri pun pengen..hehehe… Tapi jangan terjebak untuk jadi PNS, sehingga melupakan peluang-peluang di luar PNS yang juga sangat menjanjikan. Asalkan kita bekerja keras niscaya kita akan memetik buahnya (eh...eh…emangnya kita tanam pohon apa??!! Ga ga…kan ada pepatah yang bilang begitu iya toh…)
Realitas kehidupan menunjukkan bahwa swasta lebih menjajikan dalam mengejar materi. Seorang Manajer gajinya perbulan bisa mencapai 30 Juta, itu berarti sehari sang Manajer bekerja gajinya 1 Juta. Belum ditambah tunjangan lain-lainnya. Seorang wiraswastawan di daerah bisa memperoleh keuntungan 100 Juta per bulan. Bahkan seorang pedagang took kelontong di pasar yang tidak pernah menghitung pendapatan per bulannya, tiba-tiba di tahun ke 10 bisa naik haji bersama isterinya. (Yaa…meskipun tidak dapat terjadi dengan waktu yang singkat tapi kenyataannya seperti itu). Tetapi ketika seseorang bercita-cita jadi orang kaya hanya mengandalkan menjadi PNS saja ujung-ujungnya pasti korupsi.
Bukannya tidak setuju pada orang yang bercita-cita menjadi seorang PNS, hanya kita cobalah untuk membuka diri dengan peluang-peluang lain yang masih banyak menanti kita untuk dapat berkiprah menjadi orang yang berguna bagi diri kita sendiri, keluarga, maupun masyarakat.






0 komentar:
Posting Komentar