1. Bagaimana Aku Memanggilmu?
Aku ingin memanggilmu lewat telepon, "Cita, Cita berapa lama lagi matamu akan mencair di mataku?" Tetapi selalu saja ada yang cemburu, mungkin kau sedang memandang gaun hitam, untuk ke pemakaman. menghidangkan sendok, piring, dan garpu di meja yang berisikan menu-menu: tentang bagaimana caranya membuat airmata dari kelopak matamu.
2. Aku Merindukanmu
Aku bingung bagaimana mengungkapkan rindu mungkin rindu seperti rumah tua yang tak dijaga di mana laba-laba dan kecoa bebas bersarang memanggil kenang lampau yang enggan hilang
mungkin pula rindu adalah telepon genggamku yang kunanti berdering sendiri---memanggilku untuk sekedar melihat namamu dalam daftar nomor kontakku
3. Aku Ingin Kau Baik-Baik Saja
Aku tidak sedang mendengarkan lagu picisan yang mengumbar keinginan klasik dalam rayuan
Setiap malam, aku ingin membacakan dongeng untukmu, kemudian kunyalakan api di perapian, agar kehangatan terus bersarang di senyummu
4. Aku Sayang Kamu
Selalu lucu, jika aku bilang sayang, dan kau minta pembuktianku perlukah kita ke pengadilan, mengajukan bukti dan saksi di persidangan untuk sekadar menunjukkan rasa sayangku?
5. Aku Mencintaimu (Dengan Sederhana)
Tiba-tiba aku ingat pelajaran kalkulus, dan statistika distribusi poison, bernoulli, soal-soal integral lipat tiga
Tetapi aku tidak ingin mencintaimu serumit itu. Aku ingin mencintaimu saja, apa adanya seperti sebuah kertas yang kaulipat kemudian kauterbangkan bersama harapan lain yang ingin kautitipkan padaku.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






Terima kasih, Sayang :*
BalasHapus